Senja di Pelabuhan Kecil Karya: Chairil Anwar Ini kali tidak ada yang mencari cinta diantara gudang, rumah tua, pada cerita tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang menyinggung muram, desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak. Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan menyisir semenanjung, masih pengap harap sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap 1946 (Chairil Anwar) sumber : https://prabangkaranews.com/2020/06/senja-di-pelabuhan-kecil-karya-chairil-anwar/ Jika kita melihat referensi dari bab 4, puisi yang saya akan analisis termasuk ke dalam kasih sayang karena penyair mengungkapkan perasaanya melalui syair ini. Dalam puisi ini juga terdapat sudut pandang cinta kasih, karena si penyair masih memikirkan kekasihnya tetapi hubungannya tid...
Comments
Post a Comment