Skip to main content

Analisis Puisi "SENJA DI PELABUHAN KECIL" - Chairil Anwar

    Senja di Pelabuhan Kecil


Karya: Chairil Anwar

Ini kali tidak ada yang mencari cinta

diantara gudang, rumah tua, pada cerita

tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut

menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang

menyinggung muram, desir hari lari berenang

menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak

dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan

menyisir semenanjung, masih pengap harap

sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan

dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

1946

(Chairil Anwar)

sumber : https://prabangkaranews.com/2020/06/senja-di-pelabuhan-kecil-karya-chairil-anwar/ 


Jika kita melihat referensi dari bab 4, puisi yang saya akan analisis termasuk ke dalam kasih sayang karena penyair mengungkapkan perasaanya melalui syair ini. Dalam puisi ini juga terdapat sudut pandang cinta kasih, karena si penyair masih memikirkan kekasihnya tetapi hubungannya tidak bisa terulang kembali.


Puisi yang berjudul "Senja di Pelabuah Kecil" ditulis pada tahun 1946 oleh Chairil Anwar. Tema yang diangkat dalam puisi ini adalah tentang kemanusiaan lebih spesifik lagi tentang perasaan si penyair kepada orang yang lagi dicintainya. Pilihan kata yang lugas dan mengandung makna mendalam sulit kita jumpai pada penyair jaman sekarang ini. Resapan hati Chairil Anwar ditumpahkan semuanya dalam puisi Senja di Pelabuhan Kecil.


Isi dari puisi "Senja di Pelabuhan Kecil" lebih menonjolkan kesendirian yang dirasakan penyair, karena penyair ingin melukiskan persaannya melalui syair yang dibuatnya. Dalam puisi ini penyair mengungkapkan bahwa kegagalan cinta itiu menyebabkan hatinya tercekam dan sedih. Ia membutuhkan seseorang untuk menghibur dirinya, namun seseorang yang diharapkan tersebut justru pergi meninggalkannya.


Ketika seseorang mulai berusaha untuk bangkit dari kesedihannya, menandakan bahwa ia bisa menguasai dirinya. Namun, ketika seseorang sudah berusaha bangkit tetapi sia-sia, hal itu yang membuat dirinya terganggu. Semua bisa terganggu apabila hal yang ia alami tidak sesuai dengan keinginannya dan menyebabkan hal buruk. Yakinlah dibalik itu semua ada keindahan yang menanti kita di esok hari atau bisa kapan saja. Manusia hanya bisa berdoa dan berusaha yang terbaik.


Amanat yang kita bisa ambil dari puisi "Senja di Pelabuhan Kecil" ini yaitu, ketika kita mempunyai masalah jangan terlalu terlalu larut dalam kesedihan, kita harus bangkit. Kemudian, selalu mencari cinta sejati tanpa kenal lelah, karena cinta sejati baru akan ada ketika usaha kita disertai dengan doa dan usaha yang tulus. Yang terakhir kita harus cinta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, cinta kepada sesama, dan cinta kepada alam raya.


Sekian analisis puisi "Senja di Pelabuhan Kecil" dari saya, terimakasih.

Comments

Popular posts from this blog

Ilmu Sosial Dasar - Pertemuan ke-12

    Halo! Kembali lagi bersama saya Aldy~ Kali ini saya akan bercerita sedikit tentang pertemuan ke-7 di mata kuliah Ilmu Sosial Dasar. Di pertemuan kali ini kita belajar tidak melalui google meet seperti biasanya, tetapi kita belajar lewat V-Class. Meskipun pembelajaran diadakan melalui V-Class tetap saja sesi diskusi masih ada di forum diskusi, karena kurang rasanya jikalau di matkul ini tidak ada yang namanya sesi diskusi atau sesi tanya jawab. Beliau juga memberikan tugas yang berupa Quiz dan tugas menguraikan materi yang sudah tertera di V-Class dengan judul Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Kemiskinan. Berikut uraian saya mengenai materi yang sudah disampaikan:     Ilmu pengetahuan menurut Aristoteles, bahwa pengetahuan merupakan pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi. Menurut Bacon & David Home pengetahuan diartikan sebagai pengalaman indera dan batin. Menurut Imanuel Kant pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman. ...

Ilmu Soisal Dasar - Pertemuan ke-9

    Halo! Kembali lagi bersama saya Aldy~ Kali ini saya akan bercerita sedikit tentang pertemuan ke-7 di mata kuliah Ilmu Sosial Dasar. Di pertemuan kali ini kita belajar tidak melalui google meet seperti biasanya, tetapi kita belajar lewat V-Class. Meskipun pembelajaran diadakan melalui V-Class tetap saja sesi diskusi masih ada di forum diskusi, karena kurang rasanya jikalau di matkul ini tidak ada yang namanya sesi diskusi atau sesi tanya jawab. Beliau juga memberikan tugas yang berupa Quiz dan tugas menguraikan materi yang sudah tertera di V-Class dengan judul Pemuda dan Sosialisasi. Berikut uraian saya mengenai materi yang sudah disampaikan:     Masalah pemuda merupakan masalah yang sering dialami oleh setiap generasi dalam hubungannya dengan generasi yang lebih tua. Masalah yang dialami biasanya berhubungan dengan nilai-nilai dalam masyarakat. Masalah kepemudaan yang lain adalah belum atau kurangnya mandiri dalam hal ekonomi dan kurang dewasa dari segi psik...